MADIUN – Suasana khidmat menyelimuti Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat Madiun – Indonesia di Jalan Merak No. 10, Nambangan Kidul, Kota Madiun pada Sabtu (2/5/2026). Puluhan ribu warga dari berbagai penjuru Daerah Khusus Pusat Madiun berkumpul dalam barisan yang khusyuk untuk melaksanakan Deklarasi Damai sebagai wujud nyata komitmen organisasi dalam menjaga kondusivitas bangsa.

Sebelum adanya deklarasi di Pusat Madiun yang digelar hari ini, Pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate Bumi Reog yang tersebar di seluruh kecamatan se wilayah kabupaten ponorogo telah lebih dulu mengawali langkah dengan menyatakan deklarasi damai serta pengakuan secara terbuka terhadap kedaulatan kepengurusan Pusat Madiun. Inisiatif dari Bumi Reog yang membawa suara ratusan ribu pendekar ini menjadi motor penggerak sekaligus bukti nyata soliditas organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Dewan Pusat Kangmas H. Issoebiantoro, S.H. dan Ketua Umum Kangmas Drs. H. R. Moerdjoko, H.W. yang memiliki legitimasi kuat di mata hukum, negara, dan mayoritas warga SH Terate di seluruh dunia.

Kedaulatan kepengurusan Pusat Madiun didasarkan pada landasan hukum yang sangat kuat, yakni kepemilikan hak atas kekayaan intelektual melalui HAKI Kelas 41. Dasar legalitas ini menegaskan bahwa seluruh materi, ajaran, isi kegiatan, hingga metodologi pendidikan karakter di dalam SH Terate telah dipatenkan secara resmi dan hanya diakui di bawah naungan kepemimpinan pusat yang sah. Dengan adanya perlindungan hukum ini, setiap aktivitas organisasi memiliki standarisasi yang jelas dan terlindungi dari klaim pihak manapun yang tidak memiliki hak secara konstitusional.

Dalam orasinya, Kangmas Moerdjoko menyampaikan pesan mendalam agar seluruh warga tetap waspada dan teguh dalam menolak segala bentuk provokasi, baik yang muncul secara langsung maupun melalui provokasi digital di media sosial yang seringkali menjadi pemicu gesekan di lapangan. Warga diharapkan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang dapat merusak persaudaraan, melainkan harus tetap tenang dan mengedepankan logika serta budi luhur dalam bertindak. Penekanan ini dilakukan demi menjaga nama baik organisasi yang telah diperjuangkan selama satu abad lebih.

Sejalan dengan hal tersebut, SH Terate Pusat Madiun juga memperkuat sinergi kamtibmas bersama jajaran TNI dan Polri untuk memastikan keamanan wilayah tetap terjaga. Kolaborasi aktif dengan aparat keamanan ini merupakan bentuk pengabdian nyata warga SH Terate dalam menjaga kedaulatan NKRI. Ketua Dewan Pusat, Kangmas H. Issoebiantoro, S.H., mengingatkan kembali bahwa esensi menjadi bagian dari keluarga besar ini adalah untuk menjadi manusia yang Memayu Hayuning Bawono, di mana ketaatan pada hukum dan kerja sama dengan pemangku kebijakan merupakan kunci utama dalam menciptakan kedamaian yang berkelanjutan di seluruh pelosok nusantara bahkan dunia.






