Guyub Rukun Warnai Pengajian dan Halal Bihalal SH Terate Rayon Karangan Ranting Badegan Cabang Ponorogo Pusat Madiun

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Ponorogo – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Pengajian dan Halal Bihalal Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Rayon Karangan, Ranting Badegan, Cabang Ponorogo, yang digelar pada Selasa malam Rabu, 31 Maret 2026, pukul 19.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Mas Imam Sholihin, salah satu warga PSHT Rayon Karangan.

Kegiatan Halal Bihalal ini juga diisi dengan tausiah oleh Ustadz Syaeffudin Zuhri dari Tunggur Karangan Badegan yang memberikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya menjaga iman, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam sambutannya, Ketua SH Terate Rayon Karangan Riyadi (Soldo) mengajak seluruh warga SH Terate untuk terus mengedepankan nilai-nilai persaudaraan demi terciptanya kerukunan dan persatuan, khususnya di Desa Karangan. Ia juga menyampaikan bahwa Rayon Karangan yang terdiri dari empat sub rayon, yakni Pohsawit, Ndilem, Tunggur, dan Jaten, sepakat menjadikan kegiatan Halal Bihalal sebagai agenda rutin tahunan setiap Hari Raya Idul Fitri dengan sistem tuan rumah bergilir.

“Melalui momentum ini, mari kita perkuat tali persaudaraan antar warga SH Terate agar tetap guyub rukun dan solid,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua SH Terate Ranting Badegan Mas Didik Suyanyo dalam sambutannya menekankan pentingnya Halal Bihalal sebagai sarana meningkatkan keimanan dan mempererat kebersamaan. Ia mengajak seluruh warga untuk menjadi contoh dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

“Kita jadikan Halal Bihalal ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan menjaga guyub rukun demi memayu hayuning bawono,” ungkapnya.

Kepala Desa Karangan, Pujianto, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengingatkan bahwa Desa Karangan memiliki beragam organisasi pencak silat yang telah bersatu dalam Forum Komunikasi Bela Diri dan Pencak Silat (FKBSP). Oleh karena itu, ia berharap silaturahmi dan kerukunan antar organisasi tetap terjaga demi menciptakan suasana desa yang aman, tertib, dan kondusif.

Menariknya, seluruh biaya pelaksanaan kegiatan ini berasal dari swadaya warga PSHT Rayon Karangan melalui penggalangan dana, sebagai bentuk nyata kebersamaan dan solidaritas antar anggota.

Di penghujung acara, suasana semakin haru saat sesi salam-salaman berlangsung, Meski sempat diguyur hujan ringan, hal itu tidak mengurangi semangat dan kekompakan warga yang tetap bertahan hingga acara usai.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai persaudaraan, kekompakan, dan guyub rukun masih terjaga kuat di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan SH Terate Rayon Karangan.(RYNO)