Bumi Reog Berdzikir Digelar 28 Desember, Sejumlah Ruas Jalan di Ponorogo Dialihkan

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

SHTERATEPONOROGO.OR.ID: Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Ponorogo kembali menggelar Bumi Reog Berdzikir, agenda rutin organisasi di akhir tahun yang diisi doa bersama.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu pagi, 28 Desember 2025, di Alun-alun Ponorogo.

Koordinator Bidang Humas SH Terate Cabang Ponorogo, Alim Nor Faizin, S.IP., M.Si., mengatakan kegiatan ini bertujuan memanjatkan doa untuk kesejahteraan dan kebaikan, khususnya bagi warga SH Terate, dan umumnya bagi masyarakat Ponorogo.

“Bumi Reog Berdzikir merupakan ikhtiar spiritual bersama, mendoakan Ponorogo agar senantiasa diberi keselamatan, ketenteraman, dan kedamaian,” kata Alim, Jumat (26/12/2025).

Seiring pelaksanaan kegiatan tersebut, panitia memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas di pusat kota. Beberapa ruas jalan utama dan penyangga akan ditutup total maupun dibatasi aksesnya, terutama yang masuk dalam Ring Pengamanan dan Pengendalian Jalan (RPPJ).

Adapun titik-titik yang terdampak antara lain Simpang Empat Tambakbayan, Pertigaan Jenes, Simpang Empat Gajah Mada, Simpang Empat Pabrik Es, Simpang Empat Pasar Pon, dan Simpang Empat Jeruksing.

Alim menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi ketidaknyamanan akibat pengalihan arus lalu lintas tersebut.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat Ponorogo dan para pengguna jalan apabila rekayasa lalu lintas ini mengganggu aktivitas. Pengaturan dilakukan semata-mata demi kelancaran dan keamanan kegiatan,” ujarnya.

Khusus bagi peserta BRB, panitia menyiapkan tiga titik gate atau gapura masuk, masing-masing di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Diponegoro.

Selain itu, panitia juga menyiagakan lima posko kesehatan dan layanan informasi yang dilengkapi tim medis, keamanan, serta tim humas ranting dan komisariat.

Lima posko tersebut berada di utara Pertigaan Jenes (Jalan Gatot Subroto), selatan Simpang Empat Tambakbayan (Jalan Diponegoro), dua posko di sekitar Alun-alun Ponorogo (sisi utara dan selatan), serta di Jalan Jenderal Sudirman.

Alim juga mengimbau seluruh peserta untuk tetap tertib berlalu lintas dan saling menghormati pengguna jalan lainnya.

“Kami mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban dan keamanan bersama agar Bumi Reog Berdzikir dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya. (Humas)