SHTERATEPONOROGO.OR.ID: Empat dekade lebih perjalanan Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Ponorogo menjadi saksi tumbuhnya salah satu cabang terbesar dan paling berpengaruh dalam organisasi SH Terate di Indonesia.
Berawal dari pengesahan 11 siswa pada tahun 1977, kini SH Terate Cabang Ponorogo menjelma menjadi kekuatan besar dengan ratusan ribu anggota yang tersebar di seluruh ranting/komisariat dan rayon.
Hingga saat ini, SH Terate Cabang Ponorogo telah memiliki 29 Ranting/Komisariat serta ratusan rayon yang aktif melakukan pembinaan.
Jaringan yang semakin luas ini menjadikan Cabang Ponorogo sebagai salah satu cabang dengan struktur organisasi paling lengkap dan dinamis di Indonesia.
Awal Perjalanan: 1977 Menjadi Titik Penting
Tahun 1977 menjadi tonggak sejarah ketika 11 siswa pertama resmi disahkan. Di masa itu, fasilitas yang terbatas tidak menyurutkan semangat para sesepuh dan pelatih dalam menumbuhkan organisasi.
Mereka menanamkan nilai Setia Hati dari hati ke hati, menjadikan proses latihan bukan hanya penguatan fisik, tetapi juga pembentukan moral dan mental.
Pengesahan perdana tersebut menjadi pintu lahirnya generasi-generasi SH Terate di Ponorogo yang kini jumlahnya terus berkembang pesat.
Pertumbuhan Pesat Menjadi Cabang Besar
Dalam kurun waktu lebih dari 40 tahun, SH Terate Cabang Ponorogo tumbuh melaju. Dari belasan siswa pada masa awal, kini anggota telah mencapai ratusan ribu orang, menjadikan Ponorogo sebagai salah satu cabang terbesar dan paling aktif di Indonesia.
Cabang ini tidak hanya fokus pada latihan kanuragan, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, pengabdian sosial, serta kegiatan budaya yang menjadi identitas SH Terate di Bumi Reog.
Kepemimpinan 9 Ketua Cabang: Dari Masa ke Masa
Pergantian kepemimpinan turut menjadi bagian penting dalam perkembangan SH Terate Cabang Ponorogo. Hingga kini, tercatat sembilan Ketua Cabang yang pernah memimpin dan membawa organisasi melewati berbagai fase perkembangan, yaitu:
•Mas Mukirin (Almarhum) •Mas Sudiarto (Almarhum) •Mas Jumingan •Mas Sumarno •Mas Yusuf Supanuju •Mas Prijono Boedi Setiawan •Mas Asmuni (Almarhum) •Mas Sutrisno (Almarhum) •Mas Moh. Komarudin (ketua saat ini).
Setiap ketua memiliki perannya masing-masing dalam menata organisasi, memperkuat struktur ranting, memperbanyak unit latihan, dan membangun hubungan persaudaraan yang semakin solid antaranggota.
Warisan Pengabdian yang Terus Hidup
Dengan perjalanan panjang yang telah dilalui, SH Terate Cabang Ponorogo hari ini berdiri sebagai organisasi besar dengan fondasi kuat: persaudaraan, kedisiplinan, dan pengabdian.
Nilai “Memayu Hayuning Bawana” menjadi ruh yang menjaga setiap langkah pembinaan anggota, sekaligus menjadi pedoman dalam mengabdi kepada masyarakat.
Lebih dari empat dekade perkembangan membuktikan bahwa SH Terate Cabang Ponorogo bukan hanya tempat berlatih pencak silat, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan karakter, solidaritas, dan dedikasi bagi generasi muda Ponorogo. (Humas)







