SHTERATEPONOROGO.OR.ID: Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) besar Panitia Bumi Reog Berdzikir (BRB) 2025 di Padepokan SH Terate, Jalan Raya Ponorogo–Pacitan, Minggu malam.
Rakor ini menjadi langkah awal memastikan kesiapan seluruh perangkat panitia dalam menyukseskan agenda besar tahunan tersebut.
Rakor bertema “Mewujudkan Sinergitas Budaya dan Religi dalam Bingkai Persaudaraan” ini dihadiri lebih dari seratus panitia, termasuk Ketua Dewan SH Terate Cabang Ponorogo Heru Trimawan, S.Pd., Ketua Cabang Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., jajaran pengurus cabang, serta sejumlah ketua ranting.

Bahas Persiapan Menyeluruh BRB 2025
Ketua Panitia BRB 2025, Nur Hamid, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa Rakor tersebut membahas secara detail seluruh persiapan kegiatan. Mulai dari susunan panitia lengkap, dari penasehat hingga petugas kebersihan, hingga pembagian tugas di setiap bidang.
“Rakor hari ini untuk memantapkan persiapan BRB 2025. Seluruh struktur panitia telah kami paparkan, lengkap dengan tugas masing-masing,” ujarnya.
Nur Hamid juga menyampaikan gambaran umum rangkaian kegiatan BRB 2025 yang dimulai pada 21–28 Desember 2025, meliputi:
• 21 Desember 2025 malam – Pawai obor di kawasan Jalan Hoscokroaminoto.
• 23 Desember 2025 – Ziarah makam (Koordinator: Maksum).
• 24 Desember 2025 – Khitanan massal (Koordinator: dr. Riza Mazidu).
• 25 Desember 2025 – Donor darah (Koordinator: Ibnu Bogon).
• 26 Desember 2025 – Santunan anak yatim (Koordinator: Alim Nor Faizin).
• 28 Desember 2025 pagi – Dzikir Akbar bersama para kiai Ponorogo.

Ia menegaskan bahwa setiap bidang wajib meningkatkan koordinasi agar keseluruhan agenda berjalan lancar dan tertib.
Ketua Cabang Tekankan Teknis Lapangan
Ketua SH Terate Cabang Ponorogo sekaligus Penanggung Jawab kegiatan, Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., turut memaparkan tugas teknis masing-masing bidang secara rinci.
Salah satu agenda besar yang ia soroti adalah pawai obor, yang akan melibatkan warga SH Terate serta 100 personel Pamter yang membawa obor, panji SH Terate, dan Bendera Merah Putih.
Rute pawai dimulai dari perempatan Pasar Legi menuju Jalan Hoscokroaminoto dan berakhir di Ngepos. Di lokasi finish tersebut akan digelar pengajian dengan menghadirkan dua penceramah:
• Abah Bripka Eko Julianto, S.H., M.Pd.
• KH. Ahmad Rofi’i Mahfudz (Gus E’eng)

Rekayasa Parkir untuk Kelancaran Massa
Panitia juga menjelaskan pengaturan parkir untuk mengantisipasi padatnya peserta dan masyarakat:
• Wilayah selatan: mulai pertigaan Jenes ke utara
• Wilayah timur: mulai Ngepos ke timur
• Wilayah barat: mulai perempatan Tambakbayan ke barat
• Wilayah utara: mulai Pasar Legi
Setelah pemaparan umum, Rakor dilanjutkan dengan pembahasan teknis masing-masing bidang secara lebih mendalam untuk memastikan seluruh persiapan matang sebelum hari pelaksanaan.
Dengan koordinasi besar ini, SH Terate Cabang Ponorogo menegaskan komitmennya menghadirkan gelaran BRB 2025 yang lebih tertib, bermakna, dan memperkuat persaudaraan melalui perpaduan budaya dan nilai religius. (Humas)







