Wujud Kepedulian, SH Terate Ponorogo dan BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Komitmen Lindungi Siswa

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

SHTERATEPONOROGO.OR.ID: Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan siswanya, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Komitmen tersebut ditegaskan bersamaan dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada pengurus Ranting Jetis disaksikan langsung oleh Ketua Cabang serta pengurus lain.

Acara penyerahan santunan berlangsung di Padepokan SH Terate Cabang Ponorogo, Jalan Ponorogo–Pacitan, Rabu (22/10/2025) malam, bertepatan dengan kegiatan rapat koordinasi rutin yang dihadiri Dewan Cabang, Pengurus Cabang, serta para Ketua Ranting dan Komisariat.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Dony Eko Setiawan, sebelumnya telah menyerahkan langsung santunan sebesar Rp 42 juta kepada keluarga almarhum.

Ia juga menyampaikan, bahwa penyerahan JKM ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dan organisasi dalam melindungi anggotanya, khususnya para siswa SH Terate.

“Inisiatif pendaftaran ini adalah bentuk nyata kepedulian organisasi PSHT terhadap siswa-siswanya. Mereka kami kategorikan sebagai atlet yang wajib mendapatkan perlindungan. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, mereka terlindungi penuh mulai dari perjalanan berangkat latihan, selama latihan, hingga kembali ke rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua SH Terate Cabang Ponorogo, Kang Mas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., menjelaskan bahwa kerja sama antara SH Terate dengan BPJS Ketenagakerjaan telah terjalin selama empat hingga lima tahun terakhir.

Program ini, kata dia, merupakan langkah antisipatif organisasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa, pelatih, maupun orang tua.

“Siswa ikut latihan itu biar aman, nyaman. Apabila terjadi hal yang tidak kita inginkan, kita sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk keselamatan siswa,” jelasnya.

Hingga kini, kerja sama SH Terate dengan BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan perlindungan kepada sekitar 15.000 siswa secara akumulatif.

Untuk masa latihan menjelang pengesahan, BPJS Ketenagakerjaan mencatat sudah ada 13 ranting yang mendaftarkan 1.100 siswa, dari total target 2.900 siswa yang akan didaftarkan secara bertahap hingga pengesahan tahun 2026.

Kang Mas Komarudin berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dalam jangka panjang. “Harapan saya, kerja sama antara SH Terate dengan BPJS Ketenagakerjaan ini bisa terus berlangsung, karena ini kebutuhan penting yang harus dipenuhi untuk penyelamatan dan perlindungan siswa,” tutupnya. (Humas)