SHTERATEPONOROGO.OR.ID: Dua perguruan pencak silat di Ponorogo, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) dan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM), menunjukkan komitmen bersama menjaga kedamaian dan kondusifitas daerah.
Komitmen itu ditegaskan melalui rapat koordinasi yang digelar di Padepokan SH Terate Cabang Ponorogo, Minggu (31/8/2025) malam.
Dalam pertemuan tersebut, kedua perguruan sepakat mendukung penuh langkah pengamanan yang diberi tajuk Jogo Ponorogo, sebagai tindak lanjut instruksi Kapolres Ponorogo.
Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui kerja sama antara Pamter SH Terate dan Korlap PSHW-TM dalam mengawal aksi demonstrasi yang diperkirakan digelar Senin (1/9/2025) siang.
Ketua SH Terate Cabang Ponorogo, Kang Mas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si, menegaskan bahwa keterlibatan kedua perguruan silat tersebut adalah bentuk tanggung jawab moral sekaligus wujud kepedulian terhadap keamanan Ponorogo.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo melalui Kabag Ops Polres, Edy Suyono, menyatakan kegiatan pengamanan ini sekaligus menjadi momentum silaturahmi agar terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“SH Terate dan PSHW-TM bersama-sama berperan menjaga situasi tetap aman dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar,” kata Edy.
Ia menambahkan, diperkirakan akan ada aksi disekitaran Alun-Alun Ponorogo, kantor Pemkab dan DPRD.
Selain itu, sejumlah titik rawan seperti Polres dan Kejaksaan juga menjadi fokus pengamanan.
“Sekitar 700 personel gabungan TNI-Polri akan mengamankan jalannya aksi demonstrasi,” ujarnya.
Edy menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan polres tetangga di wilayah perbatasan untuk melakukan penyekatan.
“Kami sudah koordinasi dengan Polres tetangga untuk membantu pengamanan di wilayah perbatasan, dengan harapan Ponorogo tetap adem ayem tentrem, baldatun thayyibatun warabbun ghafur,” tandasnya.
Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo, Kang Mas Langen Triyono, menegaskan keterlibatan organisasinya merupakan wujud kepedulian terhadap Kota Reog agar situasi tetap kondusif.
“Korlap PSHW-TM hadir untuk menjaga agar aksi berjalan tertib dan tidak merugikan masyarakat Ponorogo,” kata Mas Langen.
Ia menambahkan pihaknya menurunkan sekitar 200 Korlap untuk mendukung pengamanan aksi.
“Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua I Bidang Organisasi SH Terate Cabang Ponorogo, Kangmas Mayor Inf. (Purn) Tjatur Margo Suwahyo, menyampaikan langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Kapolres Ponorogo.
“Sesuai arahan Kapolres pada rapat sebelumnya, kami menyiapkan pengamanan internal dengan melibatkan Pamter Cabang Ponorogo,” ungkapnya.
Selain bergabung dengan Korlap PSHW-TM, SH Terate juga akan berkolaborasi dengan elemen masyarakat lain seperti Banser, Kokam, dan organisasi masyarakat lainnya.
“Semua ini untuk Njogo Ponorogo, menjaga agar Ponorogo tetap aman dan kondusif,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh pelaksanaan tugas Pamter dan Korlap akan mengikuti arahan Kabag Ops Polres Ponorogo.
Selain itu, dengan keterlibatan lintas elemen, pihaknya berharap situasi Ponorogo tetap terkendali dan terhindar dari potensi anarkis.
“SH Terate Cabang Ponorogo menyiapkan 200 personel Pamter untuk mendukung pengamanan aksi unjuk rasa,” pungkasnya. (Humas)







