SHTERATEPONOROGO.OR.ID: Derai tepuk tangan dan senyum bangga menyelimuti kontingen UKM Bela Diri UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo saat nama mereka diumumkan sebagai juara umum III Kejuaraan Nasional SH CUP 3 UIN Satu Tulungagung 2025, Kamis (7/8/2025).
Prestasi ini diraih setelah para atlet sukses mengoleksi 5 medali emas, 7 perak, dan 2 perunggu dari berbagai nomor seni dan tanding.
Ajang bergengsi yang mempertemukan pesilat dari berbagai perguruan tinggi dan daerah di Indonesia ini berlangsung pada 4–7 Agustus 2025, dan dihadiri langsung Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat, Kang Mas Drs. Moerdjoko HW, dan Ketua Dewan Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat, Kang Mas H. Issoebiantoro, S.H.
Kehadiran beliau menjadi bukti dukungan dan apresiasi yang tinggi dari keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate terhadap atlet-atlet yang bertanding di Gedung EM Lantai 6 UIN Satu Tulungagung.
Sejak babak penyisihan hingga final, para atlet UIN Ponorogo tampil dengan performa konsisten, teknik mumpuni, stamina terjaga, dan mental juara.
Ketua Umum UKM Bela Diri UIN Ponorogo, Samsul Alam, mengaku pencapaian ini adalah buah kerja keras, disiplin latihan, dan kekompakan tim.
“Alhamdulillah, ini adalah momentum yang sangat membanggakan. Kemenangan ini menjadi bukti kerja keras dan semangat juang para atlet. Prestasi ini akan menjadi motivasi untuk terus berlatih dan mempertahankan gelar di ajang berikutnya,” ujarnya.

Kemenangan ini kian istimewa karena melibatkan atlet dari berbagai kategori usia, mulai remaja hingga dewasa, dengan dominasi di nomor seni. Dalam kategori remaja, Maya Sifa Fardiana berhasil menyumbang emas dari nomor Tunggal PI, sementara trio Elang Dwi Ramadhani, Ilham Febriansyah, dan Dhaniel Satria Wibowo mempersembahkan emas di nomor Beregu PA.
Di kategori dewasa, duet M. Anwar Saifudin dan Huda Nurrohman meraih emas di nomor Seni Ganda PA, diikuti Nova Dwi Ferlina dan Nurul Fadhilah Kumalasari yang juga meraih emas di nomor Seni Ganda PI. Nama Enisa Ayu Fadilah turut mencatat sejarah dengan kemenangan gemilang di nomor Tanding PI.
Bagi para atlet, setiap medali bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga hasil dari pengorbanan waktu, tenaga, dan semangat pantang menyerah.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak yang mendukung, khususnya partner seni ganda saya, Mas Huda. Saya bangga dengan perjuangan para atlet dan berharap kita terus berlatih demi prestasi terbaik bagi pencak silat Indonesia dan PSHT,” kata Anwar Saifudin, mahasiswa perbankan syariah, peraih medali emas seni ganda putra.
Sementara itu, Kang Mas Ahmad Shofiyulloh Kafi, S.Pd., Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate Komisariat UIN Ponorogo turut memberikan apresiasi atas capaian gemilang ini.
Dengan nada penuh kebanggaan, ia menyampaikan bahwa kemenangan para atlet bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari proses panjang yang ditempa melalui latihan disiplin dan semangat pantang menyerah.
“Prestasi ini merupakan bukti dari kerja keras dan dedikasi atlet-atlet Persaudaraan Setia Hati Terate. Kami berharap mereka dapat terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka,” ujarnya.
Ditemui terpisah, Ketua SH Terate Cabang Ponorogo, Kang Mas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet UKM UIN Ponorogo yang tergabung dalam Komisariat UIN.
“Saya sangat bangga atas perjuangan dan prestasi yang telah diraih. Ini adalah hasil dari kerja keras, kekompakan, dan semangat juang yang luar biasa. Semoga keberhasilan ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh warga PSHT, khususnya di Ponorogo, untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” ujarnya.
Dengan hasil ini, UIN Ponorogo bukan hanya mengharumkan nama kampus di kancah nasional, tetapi juga membuktikan bahwa semangat sportivitas dan kekeluargaan bisa menjadi kunci kejayaan di arena. (Nal/Amn)
Editor: Admin







