Persaudaraan Setia Hati Terate Gelar Safari Humas, Lima Cabang Berkumpul di Ponorogo

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

SHTERATEPONOROGO.OR.ID: Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat Madiun Indonesia menggelar Safari Humas yang diikuti lima cabang—DKP, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan, di Paseban Hargo Kusumo Jati, Coper, Jetis, Ponorogo, Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan ini menjadi rangkaian terakhir program Safari Humas tahun ini, dengan Ponorogo terpilih sebagai tuan rumah.

Sekitar seratus peserta dari unsur kehumasan hadir mengikuti kegiatan, yang dipimpin langsung oleh Ketua Biro Humas SH Terate Pusat, KBP Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H.

Hadir pula Ketua Dewan Cabang SH Terate Ponorogo Heru Trimawan, S.Pd., Ketua SH Terate Cabang Ponorogo Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., serta jajaran pengurus cabang lainnya.

Materi kegiatan disampaikan oleh dua narasumber dari Humas Pusat, yakni Yudhistira dan Andreas.

Dalam sambutannya, Ketua SH Terate Cabang Ponorogo, Moh. Komarudin menyampaikan bahwa figur KBP Suryo memiliki kontribusi besar dalam organisasi khususnya di Cabang Ponorogo.

“Untuk diketahui, Mas Suryo merupakan penggagas BRB dan saat ini beliau menjabat sebagai Koorbid Humas SH Terate Pusat,” ungkapnya.

Komarudin menegaskan, bahwa tugas Humas bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi menyampaikan yang benar dan baik, dengan cara santun, berbobot dan berwibawa.

“Untuk Ponorogo, seluruh ranting se-cabang hadir lengkap. Kami tekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antarcabang agar publikasi SH Terate tetap santun dan berwibawa,” ujarnya.

Sementara itu, KBP Suryo menyampaikan apresiasi kepada Cabang Ponorogo yang telah menyediakan waktu dan fasilitas untuk pelaksanaan kegiatan ini.

Dalam arahannya, Suryo menyatakan bahwa Humas memiliki peran strategis dalam menjaga komunikasi organisasi.

“Humas bukan sekadar corong informasi. Humas adalah jantung komunikasi organisasi, penghubung nilai-nilai luhur SH Terate dengan masyarakat luas. Di sinilah marwah organisasi dijaga,” tegas mantan Kapolres Ponorogo itu.

Ia menjelaskan, bahwa Safari Humas menjadi ruang pembinaan, penyamaan persepsi, dan evaluasi terhadap tantangan kehumasan di era digital, termasuk arus informasi cepat dan potensi disinformasi. Suryo menyampaikan tiga poin utama:

Bijak Bermedia – Saring Sebelum Sharing. Setiap informasi harus diverifikasi dan tidak menimbulkan kegaduhan.

Media dan Psikologi Publik. Repetisi narasi bisa membentuk persepsi publik. Karena itu, Humas harus menghadirkan informasi faktual dan membangun.

Konsolidasi Akun Media Sosial.

Banyaknya akun yang membawa nama SH Terate harus menjadi momentum konsolidasi dan pembinaan agar pesan organisasi tetap selaras.

“Kita harus menciptakan ekosistem digital yang sehat dan solid. Dengan profesionalisme dan kebersamaan, Humas SH Terate akan menjadi garda terdepan menjaga wibawa organisasi dan memperkuat kepercayaan publik,” ujar Suryo menutup arahannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog dan penguatan teknis kehumasan antar-cabang. Safarai Humas kali ini diharapkan memperkokoh soliditas dan kualitas publikasi SH Terate di seluruh wilayah. (Humas)