BRB 2025, SH Terate Ponorogo Rajut Budaya dan Religi Lewat Ziarah Leluhur

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

SHTERATEPONOROGO.OR.ID: Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Ponorogo merajut nilai budaya dan religi melalui agenda ziarah makam leluhur dalam rangkaian Bumi Reog Berdzikir (BRB) 2025, Selasa, 23 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi ruang tafakur kolektif untuk meneguhkan jati diri persaudaraan sekaligus merawat ingatan sejarah organisasi.

Ziarah tersebut diikuti Ketua SH Terate Cabang Ponorogo Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., Ketua Dewan Cabang Heru Trimawan, S.Pd., Ketua Panitia BRB 2025 Nur Hamid, S.Pd.I., M.Pd., jajaran Wiro Anom, serta para Ketua Ranting dan Komisariat.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan khidmat ini dmulai dari Padepokan SH Terate Cabang Ponorogo, kemudian menuju Makam Batoro Katong di Kelurahan Setono.

Perjalanan dilanjutkan ke Makam Ki Ageng Hasan Besari di Desa Tegalsari, sebelum berakhir di Kecamatan Sampung dengan mengunjungi Makam almarhum Kang Mas Asmuni dan almarhum Kang Mas Sutrisno, keduanya mantan Ketua SH Terate Cabang Ponorogo.

Ketua Cabang SH Terate Ponorogo, Moh. Komarudin mengatakan, ziarah makam merupakan wujud tawadu seorang pendekar.

Menurut dia, kegiatan ini menjadi sarana mengenang sekaligus menghormati jasa para leluhur yang telah meletakkan nilai-nilai persaudaraan dalam organisasi.

“Ziarah ini adalah bentuk mendekatkan diri kita sebagai warga SH Terate yang dididik menjadi manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah,” ujar Komarudin.

Sementara itu, Ketua Panitia BRB 2025, Nur Hamid, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran dan kekhidmatan kegiatan. Ia menyebut seluruh rangkaian berjalan tertib dan penuh kekeluargaan.

“Alhamdulillah, ziarah makam leluhur hari ini berjalan lancar dan khidmat. Sekitar 150 orang ikut dalam iring-iringan, terdiri dari pengurus cabang, dewan, Wiro Anom, serta perwakilan ranting dan komisariat,” kata Nur Hamid.

Menurut dia, ziarah makam tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan ruang refleksi spiritual bagi warga SH Terate untuk memperkuat nilai persaudaraan, sejarah, dan jati diri organisasi.

Rangkaian BRB 2025 diharapkan terus menjadi sarana mempertemukan nilai budaya dan religi dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di Bumi Reog. (Humas)