KAIRO, MESIR – Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate ( SH Terate) Cabang Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun – Indonesia, Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., secara resmi menunaikan tugas organisasi di kancah internasional dengan bertolak ke Cabang Khusus Mesir. Kehadiran beliau di Timur Tengah ini adalah untuk mengemban amanah penting sebagai Dewan Pengesah dalam prosesi pengesahan warga baru Tingkat I. Penugasan internasional tersebut dilaksanakan tepat setelah sukses mengawal jalannya prosesi pengesahan di wilayah Kabupaten Ponorogo. Adapun di Ponorogo sendiri, prosesi tersebut berhasil melahirkan sebanyak 3.219 warga baru yang tersebar secara serentak di 17 titik lokasi pengesahan dengan kondisi yang aman, tertib, dan lancar.

Penugasan internasional ini menjadi bukti nyata komitmen besar dari Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun-Indonesia dibawah kepemimpinan Ketua Umum Pusat Drs. H. R. Moerdjoko H.W dan Ketua Dewan Pusat H. Issoebiantoro, S.H., dalam mengembangkan ajaran dan organisasi SH Terate di luar negeri. Ekspansi internasional ini juga menjadi wujud nyata dari upaya SH Terate untuk menyukseskan program strategis agar pencak silat dapat dipertandingkan di kancah Olimpiade. Komitmen global tersebut bukan sekadar wacana, melainkan telah terbukti secara konkret dengan kepemilikan jaringan organisasi yang sangat luas, di mana saat ini SH Terate yang akrab disebut PSHT telah memiliki 361 cabang yang tersebar di seluruh penjuru, termasuk di dalamnya lebih dari 20 cabang khusus yang aktif berkembang di berbagai belahan dunia.

Berdasarkan laporan yang diterima dari pengurus Cabang Khusus Mesir pada hari Kamis kemarin, kedatangan Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., disambut dengan penuh rasa persaudaraan dan antusiasme luar biasa oleh warga SH Terate setempat. Menjalankan mandat organisasi yang dibawanya, beliau langsung bergerak cepat untuk merealisasikan agenda yang telah dijadwalkan. Agenda tersebut diisi dengan pemberian wejangan kerohanian, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif bersama para warga Cabang Khusus Mesir. Dalam ruang diskusi tersebut, pembahasan difokuskan pada arah pengembangan organisasi, pendalaman nilai kerohanian, penanaman loyalitas, serta penguatan mental dan dedikasi bagi seluruh pengurus Cabang Khusus Mesir.

Melalui momentum wejangan tersebut, Kangmas Moh. Komarudin menyampaikan motivasi agar seluruh elemen SH Terate di Mesir senantiasa gigih berupaya memperkuat kebudayaan pencak silat di kancah internasional demi mendukung pencak silat dikenal luas sebagai kebudayaan asli Indonesia hingga di ranah prestasi, harapannya dapat dipertandingkan dalam gelaran Olimpiade.
Sementara itu, pelaksanaan tugas organisasi berlanjut pada agenda selanjutnya, yakni tahapan tes pengamatan ayam jago bagi para calon warga. Tes ini memegang peranan yang sangat penting karena merupakan rangkaian wajib dan syarat mutlak yang harus dilalui sebelum para calon pendekar tersebut disahkan secara resmi. Pada periode ini, tercatat sebanyak 9 orang calon warga baru di Cabang Khusus Mesir mengikuti jalannya tes pengamatan jago tersebut dengan khidmat langsung bersama Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., yang bertugas sebagai dewan pengesah.






