Menyongsong Usia 104 Tahun, Persaudaraan Setia Hati Terate Gelar Wilujengan dan Kirim Doa untuk Leluhur

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

MADIUN — Keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat Madiun – Indonesia menggelar tasyakuran dan doa bersama memperingati Hari Ulang Tahun ke-104. Berpusat di Kompleks Padepokan Agung Madiun Tepatnya pada Gedung Graha Kridha Budaya, Jalan Merak Nomor 17, Kota Madiun, pada Rabu (02/9/2026), rangkaian acara ini diisi dengan prosesi sakral pengiriman doa bagi para pendiri dan sesepuh organisasi.

Acara diawali dengan munajat dan doa keselamatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Bidang Kerohanian Pusat SH Terate, Kangmas Prof. Dr. K.H. Suntoyo, M.Ag., sebagai wujud awal rasa syukur atas eksistensi organisasi hingga mencapai satu abad lebih. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan secara simbolis, di mana potongan tumpeng pertama diserahkan oleh Ketua Dewan Pusat SH Terate, Kangmas H. Issoebijantoro, S.H., kepada Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W.

Dalam arahannya, Kangmas H. Issoebijantoro menegaskan bahwa pencapaian usia 104 tahun menuntut kesadaran moral yang tinggi dari setiap warga untuk senantiasa merawat nilai-nilai luhur warisan leluhur serta berkontribusi nyata bagi bangsa.

Senada dengan hal tersebut, Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W. menyampaikan bahwa angka 104 tahun merupakan cerminan ketahanan organisasi dalam menjaga tradisi dan ajaran persaudaraan di tengah arus modernisasi. Beliau berpesan agar seluruh anggota menjadikan ikatan persaudaraan sebagai benteng utama dalam membawa manfaat kedamaian bagi masyarakat luas.

“Dari para pendahulu, kita belajar tentang arti ketulusan, perjuangan, dan tanggung jawab besar untuk meneruskan warisan luhur SH Terate,” demikian esensi semangat yang digaungkan dalam peringatan tahun ini.

Hadir pula dalam khidmatnya acara tersebut jajaran Forkopimda Kota Madiun bersama para pengurus pusat Persaudaraan Setia Hati Terate. Melalui momentum ini, organisasi pencak silat tersebut diharapkan semakin solid, adaptif, serta konsisten menebar kebaikan bagi generasi penerus bangsa.

Perjalanan panjang yang telah ditempuh oleh SH Terate selama lebih dari satu abad ini membuktikan bahwa eksistensi sebuah organisasi bela diri tidak hanya diukur dari seberapa besar jumlah anggotanya, melainkan dari konsistensinya dalam membina karakter mental dan spiritual yang luhur. Di tengah dinamika zaman yang terus berubah secara cepat, internalisasi ajaran budi pekerti luhur menjadi fondasi esensial agar setiap kader mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, peringatan hari jadi ini diharapkan mampu memantik semangat baru bagi seluruh ranting dan cabang SH Terate di berbagai penjuru nusantara untuk terus memperkuat solidaritas internal serta memperluas kerja sama sosial dengan berbagai elemen masyarakat. Dengan mengedepankan prinsip persaudaraan yang tulus, SH Terate optimis dapat terus menjadi pelopor kedamaian, kerukunan, serta penjaga pelestarian budaya bangsa yang bermartabat hingga masa-masa mendatang.