Sukses Sahkan Ribuan Warga TK. I, Pengurus SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo Gelar Pembubaran Panitia dan Sumsuman

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

PONOROGO – Sebagai wujud rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa atas sukses dan lancarnya seluruh rangkaian prosesi Pengesahan Warga Tingkat I, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun – Indonesia menggelar acara syukuran sekaligus pembubaran panitia. Berlokasi di Padepokan SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo, kegiatan yang dihelat pada Senin (20/5/2026) malam dan dimulai tepat pukul 19.22 WIB tersebut berlangsung penuh khidmat, hangat, serta sarat akan nilai-nilai spiritual dan persaudaraan.

Momen penting ini dihadiri oleh Ketua Dewan Cabang Kangmas KH. Hasyim Asy’ari S.ag., Ketua Cabang Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., serta pengurus cabang, jajaran Tingkat II (Wiro Anom). Selain itu, deretan 29 Ketua Ranting dan Komisariat di wilayah Cabang Kabupaten Ponorogo juga tampak memenuhi ruangan bersama jajaran Humas, Protokol, serta Pengamanan Terate (PAMTER) yang selama ini menjadi benteng kelancaran setiap agenda organisasi.

Perhelatan besar tahun ini mencatatkan sebanyak 3.219 warga baru yang resmi disahkan. Prosesi tersebut sukses diselenggarakan secara terstruktur melalui 4 kloter yang terbagi pada hari yang berbeda, serta tersebar secara serentak dan kondusif di 18 titik lokasi pengesahan di wilayah Cabang Kabupaten Ponorogo.

Rangkaian acara syukuran diawali dengan panjatan doa bersama sebagai bentuk penyerahan diri dan rasa syukur atas perlindungan-Nya selama kegiatan pengesahan berlangsung. Setelah doa dipanjatkan, acara dilanjutkan dengan tradisi kembul bujana menyantap bubur sumsum bersama. Kegiatan tersebut menyimpan makna filosofis mendalam, yakni sebagai simbol pembersihan dari segala keburukan dan permohonan kekuatan lahir dan batin untuk menghadapi berbagai tantangan dan dinamika organisasi kedepan.

“Tradisi kembul bubur sumsum ini bukan sekadar santap malam biasa, melainkan simbol pembersihan dari segala keburukan dan kelelahan fisik maupun pikiran setelah berjuang keras dalam mensukseskan pelaksanaan pengesahan. Lebih lanjut, juga sebagai sarana kita memohon kekuatan lahir dan batin kepada Tuhan Yang Maha Esa agar langkah SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo ke depan senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan keharmonisan,” ungkap Kangmas KH. Hasyim Asy’ari, selaku Ketua Dewan Cabang Kabupaten Ponorogo di sela-sela kegiatan.

Tidak berhenti pada kegiatan syukuran, pengurus cabang memanfaatkan forum ini untuk menggelar rapat evaluasi menyeluruh secara terbuka. Seluruh tahapan perhelatan besar Pengesahan Warga Tingkat I dibedah secara komprehensif, mulai dari pemetaan perencanaan awal, dinamika pelaksanaan teknis di 18 lokasi pengesahan, hingga pertanggungjawaban tata kelola anggaran.Seluruh rincian keuangan dan operasional dipaparkan secara rinci dan teruji validitasnya oleh pengurus cabang di hadapan para ketua ranting dan komisariat. Langkah ini menegaskan komitmen pengurus cabang dalam menjaga prinsip akuntabilitas publik dan keterbukaan informasi di internal organisasi.

“Transparansi adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan anggota serta merawat marwah ajaran organisasi. Baik perencanaan, pelaksanaan teknis pada 4 kloter di 18 titik lokasi, hingga penggunaan anggaran per rupiahnya, semuanya kami pertanggungjawabkan secara terbuka kepada seluruh warga melalui 29 Ketua Ranting dan Komisariat. Kami ingin membuktikan bahwa tata kelola SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo berjalan secara profesional, akuntabel, dan berintegritas tinggi,” tegas Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., selaku Ketua Cabang Kabupaten Ponorogo.

Langkah transparan ini mendapat apresiasi hangat dari jajaran pengurus di tingkat ranting dan komisariat. Penyampaian laporan yang lugas dan terbuka dinilai mampu mengikis potensi prasangka serta memperkuat fondasi kepercayaan antara anggota, pengurus ranting, hingga jajaran pengurus cabang. Melalui perpaduan harmonis antara nilai spiritualitas, penguatan tradisi luhur, dan tata kelola manajemen organisasi yang bersih, SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo kembali mengokohkan posisinya sebagai organisasi pencak silat yang matang secara manajerial sekaligus teguh menjaga ajaran budi pekerti luhur demi mempererat tali persaudaraan sesama warga SH Terate.