150 Anggota Hadir, PAMTER SH Terate Ponorogo Teguhkan Profesionalisme Pengamanan

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

SHTERATEPONOROGO.OR.ID: Usai melakukan takziyah ke kediaman salah satu anggota Pamter, Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan Terate (PAMTER) di Paseban Hargo Kusumo Jati, kediaman Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., pada Minggu, 30 November 2025 malam.

Sebanyak 150 anggota PAMTER hadir dengan seragam hitam kebesaran, menghadirkan suasana kompak dan penuh keseriusan di dalam paseban yang bernuansa arsitektur Jawa.

Rapat koordinasi ini menjadi agenda krusial untuk memastikan kesiapan satuan PAMTER dalam menghadapi sejumlah kegiatan besar yang akan datang, sekaligus memperkuat profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas pengamanan organisasi.

Ketua SH Terate Cabang Ponorogo Moh. Komarudin menegaskan pentingnya kesiapan PAMTER menghadapi dinamika kegiatan besar yang melibatkan massa.

“Pengamanan bukan hanya soal hadir, tetapi memastikan setiap langkah terencana, terukur, dan menjaga marwah organisasi,” ujarnya.

Agenda rapat berfokus pada tiga pembahasan utama. Pertama, persiapan pengamanan acara “Bumi Reyog Berdzikir”, yang diperkirakan menyedot kehadiran massa dalam jumlah besar.Acara ini dinilai membutuhkan strategi pengamanan yang rapi dan koordinasi matang antarsatuan.

Ketua SH Terate Cabang Ponorogo Moh. Komarudin serta Wakil Ketua II SH Terate Cabang Ponorogo, Mayor (Inf) Purn. Catur Margo Suwahyo saat memimpin Rakor. (Foto: Amin Subakti Humas Cabang)

Kedua, dilakukan pembagian seragam baru PAMTER secara simbolis sebagai bentuk penyegaran identitas dan penegasan tanggung jawab anggota di lapangan.

Ketiga, penguatan tugas pokok dan fungsi PAMTER, meliputi pemahaman SOP pengamanan, teknik pengendalian massa, tata perilaku anggota, hingga prosedur pengamanan protokoler.

Arahan teknis dan pembekalan langsung disampaikan oleh Moh. Komarudin serta Wakil Ketua II SH Terate Cabang Ponorogo, Mayor (Inf) Purn. Catur Margo Suwahyo.

Meski materi pembahasan cukup padat, suasana dialog berlangsung cair namun tetap khidmat. Sesi tanya jawab terbuka memungkinkan anggota menyampaikan evaluasi, masukan, dan penyamaan persepsi terkait langkah pengamanan ke depan.

Kesepahaman bersama mengenai standar operasional menjadi penekanan utama agar setiap anggota dapat bertindak profesional, terkoordinasi, dan efektif.

Ketua PAMTER Cabang Ponorogo, Agus Cahyono, turut menyampaikan harapannya. “PAMTER Ponorogo harus semakin semangat, kompak, solid, dan loyal terhadap tugas-tugas pokok sesuai tupoksinya. Karena PAMTER adalah garda terdepan organisasi PSHT Pusat Madiun,” ujarnya.

Rapat berakhir dengan peneguhan komitmen seluruh anggota PAMTER untuk meningkatkan kemampuan, kesiapsiagaan, dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan setiap kegiatan organisasi. (Humas)